Iwan Fals

0 comments

 Semoga kau tak tuli TUHAN

Begitu halus tutur katamu

Seolah lagu termerdu

Begitu indah bunga-bungamu

Diatas karya sulam itu

Tampilkan kebajikan seorang ibu

Dengarlah detak jantung benihku

Yang ku tanam dirahimmu

Seakan pasrah menerima

Semua warna yang kita punya

Segala rasa yang kita bina

Kuharap kesungguhanmu

Kaitkan jiwa bagai sulam dikarya itu

Kuharap keikhlasanmu

Sirami benih yang kutabur ditamanmu

Oh jelas

Rakit pagar semakin kuat

Tak goyah

Walau diusik unggas

Pintaku pada Tuhan mulia

Jauhkan sifat yang manja

Bentuklah segala warna jiwanya

Diantara lingkup manusia

Diarena yang bau busuknya luka

Bukakan mata pandang dunia

Beri watak baja padanya

Kalungkan tabah kala derita

Semoga kau tak tuli Tuhan

Dengarlah pinta kami sebagai orang tuanya

Kuharap kesungguhanmu

Kaitkan jiwa bagai sulam dikarya itu

Kuharap keikhlasanmu

Sirami benih yang kutabur ditamanmu

Oh jelas

Rakit pagar semakin kuat

Tak goyah

Walau diusik unggas
_________________________________

Catatan Selengkapnya »

Farid Hardja

0 comments

 Bercinta di Udara


berkenalan nama samaran lewat gelombang radio
5973 angka untuk kamu
ber-QSO lalu cheria, cup ah cup ah cup ah
di udara aku menunggu kau panggil namaku, ku panggil namamu

papa alpha charlie alpha romeo
mengajakku gombal di udara
memang cinta asyik dimana saja
walau di angkasa

papa alpha charlie alpha romeo
mengajakku gombal di udara
memang cinta asyik dimana saja
walau di angkasa

hahaha break break
hahahahahaha break break
hahaha break break
hahahahahaha break break

lima oscar victor echo apakah monitor
suara mesra memanggilmu, mengundang bercumbu
ber-QSO lalu cheria, cup ah cup ah cup ah
di udara aku menunggu kau panggil namaku, ku panggil namamu

papa alpha charlie alpha romeo
mengajakku gombal di udara
memang cinta asyik dimana saja
walau di angkasa

papa alpha charlie alpha romeo
mengajakku gombal di udara
memang cinta asyik dimana saja
walau di angkasa

hahaha break break
hahahahahaha break break
hahaha break break
hahahahahaha break break

papa alpha charlie alpha romeo
mengajakku gombal di udara
memang cinta asyik dimana saja
walau di angkasa

papa alpha charlie alpha romeo
mengajakku gombal di udara
memang cinta asyik dimana saja
walau di angkasa

hahaha break break
hahahahahaha break break
hahaha break break
hahahahahaha break dong
________________________________
Catatan Selengkapnya »

Doel Sumbang - Tumaritiz

0 comments

Yah Tumaritis sayangku
Kini kau mulai tua
Dan tak cantik lagi

Kulit tubuhmu mulai kendur
Matamu mulai kabur
Ubanmu bertabur

Darat hijau
Dan laut biru
Kota kota yang megah
Dan desa yang subur

Sekarang sudah bukan lagi
Alat alat kosmetik
Perias parasmu

Sekarang badanmu sudah tak bersih lagi
Sekarang bajumu sudah tak rapih lagi
Kotor oleh debu debu

Oleh debu kelicikan
Oleh debu kerakusan
Oleh debu kebejadan moral
Oleh debu kemunafikan

Yah Tumaritis sayangku
Meskipun demikian
Aku cinta kau

Dalam diriku tumbuh hasrat
Untuk memandikanmu
Tapiku tak mampu..

Catatan Selengkapnya »

Lagu2 Doel Sumbang

0 comments

 Aku tidak SINTING
kau yang menjenguk ku ketika aku duduk lesu di lantai tlotoar jalan sudirman menghadap dan menatap tong yang penuh berisi surat² gadai ku

dan disitulah tanggung jawabku tumpah kepada arloji seiko, sepatu lotto kaos oblong dros celana kalung platina dan radio ban merek telesonik. aku tidak sinting

kau yang melihatku ketika aku lari dengan kaki kesemutan mengejar perempuan malam sudirman tinggalkan engkau yang nampak bengong disekat angin malam yang membacok tulang

Dan disitulah ku kejar surga semu dari Sumia, Denok, Laila, Majenun, siti saliha, neneng warsiah, Iinasarina dan rukmini binti eceng gondok wati. aku tidak sinting,

kau yang menyaksikan ketika aku mabuk dan ngecapruk hingga hampir disergap petugas pertahanan sipil lantaran saban waktu lupadiri berteriak pidato seperti Kennedy Presiden Ragen yang kampanye.

Dan disitulah dendam ku tumbuh subur pada Jonie Walker, esKozi, N-BeNapoleon, Martini, Mansien, putau, Colombus, dan arak tradisional kencing Kuda. Aku tidak sinting.

Kau yang nangis terisak ketika aku dikandangi diseksi tiga, lantaran kelakuanku yang dituduh mengganggu KAMTIBMAS, serta ketika mabuk aku pernah menampar seorang wanita Tua, yang demi Tuhan aku tidak menyangka kalau Ia istri perwira POLISI, aku tidak sinting tetapi celaka apalagi sinting pasti lebih celaka.

Aku tidak sinting tetapi celaka, apalagi sinting pasti lebih celaka…..
________________________________________________



 Perkawinan

Perkawinan jang karim dan nyi imas
Berlangsung digarut
Pada suatu musim paceklik
Tatkala padi diserang wereng

Meja prasmanan penuh dengan goring ikan
Dari mujaer sampai bandeng
Pesta dimeriahkan oleh orkes melayu
Dan goyang aha.. ronggeng jaipongan

Waktu sudah menunjukan jam sebelas malam
Tapi para undangan belum juga pulang
Jang karim cemberut nyi imas kecut
Jang karim gelisah nyi imas resah

Dengkul jang karim dan nyi imas sudah gemetar
Hati gak sabar ingin cepat masuk kamar
Perasaan jang karim dan nyi imas dag dig dug
Takut keburu bedug subuh

Nyi imas berbisik pada jang karim
Kang- aku udah gak tahan.. katanya..
Jang karim pun mengangguk penuh pengertian
Lalu permisi pada para undangan

Jang karim dan nyi imas pamitan malu-malu
Bilangnya sebentar Cuma mau ganti baju
Tapi sesampai dikamar jang karim dan nyi imas
Saling piting, saling banting tak keluar lagi

Para undangan diluar yang mau pamit pulang
Kesal menunggu pengantin yang katanya salin
Padahal jang karim dan nyi imas dikamar
Sudah tidur pulas abis tempur kecapean…
___________________________________________

 Si Raja Goda

Namaku si raja goda

Umur dua puluh dua
Bujang tulen suku sunda
Kerja sebagai pelayan
Disebuah toko cina
Yang saban sabtu gajian

Kerja baru setengah bulan
Tak kusangka tak kuduga
Aku ditaksir perawan
Perawan anak majikan
Anak yang semata wayang
Yang bakal dapat warisan Hus..

Dia sering titip salam
Lewat seorang sobatku
Yang juga sepekerjaan

Mula mula aku bingung
Mula mula aku ragu
Percaya tidak percaya

Kata orang tua dulu
Cinta murni itu buta
Tak memandang apa apa

Biar tampangku kaya monyet
Biar dompetku selalu lepet
Kalau cinta mau saja

Lantaran pepatah itu
Aku jadi besar hati
Berniat terima salam

Biarin dia tionghoa
Biarin dia konghucu
Itung itung cari modal

Ketika malam sinciah
Menjelang lebaran imlek
Dia datang kerumah ku

Dia kirim aku bacang
Dia kirim aku dodol
Lantas ngajak dolan dolan

Perasaan tak karuan
ini serba kaku
Dag dig dug kencang jantungku

Apalagi waktu dia berbisik
Bilang Wo ai ni
Sumpah mampus kaya mimpi

Karena dia sering datang
Ngajak pergi berdua
Aku jadi terbiasa

Tingkahku tak lagi kaku
Tapi dia paksa aku
Agar aku bilang I love you

Pertama aku tak mau
Kedua juga tak mau
Ketiganya baru mau

Waktu ku bilang I love you
Dia langsung teror aku
Kita kawin saja besok

Bukan main aku kaget
Tapi dia terus mepet
Akhirnya aku kegencet

Kami pergi kepenghulu
Dia masuk agamaku
Kini suami gelarku

Waktu dulu aku bingung
Waktu dulu aku ragu
Percaya tidak percaya

Sekarang aku tak bingung
Sekarang aku tak ragu
Seratus persen percaya

Namaku si raja goda
Umur dua puluh dua
Yang sudah bukan bujangan

Dulu sebagai pelayan
Di toko mamah dan papah
Yang kini jadi mertua

Kerja setengah bulan lebih
Aku kejatuhan bintang
Dapatkan istri perawan

Perawan anak majikan
Anak yang semata wayang
Yang punya banyak warisan, cihuii..

Aku ingin punya anak
Lebih dari dua orang
Enam tujuh delapan atau sembilan

Aku ogah pake balon
Istriku ogah pake spiral
Kami ngeri yang gituan

Bukan kami anti kb
Bukan kami benci kb
Bukan tak dukung pemerintah

Kelak harta kami banyak
Kalau anak kami banyak
Kan cukupan kebaginya

Sebab kalau anak kami dua
Kegedean warisannya
Takut mereka salah langkah

Jaman ini jaman edan
Orang orang besar edan
Takut anak ikut edan

Catatan Selengkapnya »

Doel Sumbang - Sabtu Busyet

0 comments
     


Aku ingat waktu malam minggu
Ku oleskan krim di rambut
Ku semprotkan parfum dibaju
Ku oleskan deodoran di ketiakku

Dengan kemeja lengkap dasi
Dengan celana distrika rapi
Dengan sepatu kulit mengkilat
Aku pergi buat apel padamu

Tiga kali ku ketuk pintu
Dan setengah berteriak
Aku ucapkan.. "Assalammuallaikum"
Tapi yang muncul bukan kau
Malah bapakmu yang tolol
Yang dengan sinis menjawab.. "Walaikumsallam"

Setelah masuk aku duduk
Lantas bapakmu ngomong
Bahwa kau tidak ada dirumah
Lagi nonton pertunjukan lenong

Setelah mendengar demikian
Aku segera pamit pulang
Sebab kupikir percuma saja
Tapi bapakmu menahanku menyuruh menunggu

Jarum panjang di jam dinding
Menunjuk angka sebelas
Yang pendek hampir menunjuk sembilan
Lantas bapakmu mengajaku pindah keruangan tengah
Tempat keluargamu kumpul nonton TV

Dengan baju yang rapi
Dengan tubuh yang wangi
Maksud hati hendak apel padamu monyong!
Tapi yang aku dapati malah bapakmu yang konyol
Yang lantas ngajak aku nonton TV

Nonton Dunia dalam berita
kabar tentang yang lahir kembar sembilan
Juling semua

Dari rumah sudah rapi dandan
Boro boro bisa jumpa kamu
Aku atau kamu yang goblok
Malam minggu kok gak pernah berkesan

Dulu kamu pernah janji
Akan setia menanti
Biarpun aku apel ngaret
Kamu akan selalu sambut dengan senyum

Tapi buktinya sekarang
Boro boro mau nunggu
Dasar kamu perawan tukang ngibul
Sudah tau malam minggu
Malah pergi nonton lenong
Oh terlalu... Goblok, Tolol, Bego, Dungu, Genit, Tengil, Monyong...
Monyong kamu...

Catatan Selengkapnya »

Puisi Kerinduan

0 comments






Kerudung Putih

Dibalik Kerudung Putih....
pancaran kesyahduan maknai garis Auramu..
Mungkin hanya melalui goresan syair murahan inilah ku berani tuangkan b'ribu angan...
Karena masih minim nian k'beranian tuk hadapi cercaan orang2..

Dibalik Kerudung Putih....
kau pintal hasrat2 tanpa harap...
tentang kasih sayang...perhatian...serta rasa kekhawatiran..
tanpa embel embel sipat ke angkuhan...

Dibalik Kerudung putih...
Akankah tiap angan2 yx kau khayalkan tergolek raga ku yx terbujur kaku..
mnanti sribu hasrat yx tak kunjung tejawab....
Penantian yx slalu hiasi naungan kehampaanAkhh....
ku bosan dengan rengekan kesia2an..
biar alunan ini ku jadikan hiasan penjawab kerinduan..



Kenangan Alam Maya

Awalnya ku tak sungguh2 mnyukaimu
kemudian sedikit demi sedikit
Ku mulai mnyayangimu
Tapi kini kau seperti
Semakin terasa jauh dariku
Tak tahu ku kenapa begitu
Seperti daun yang tertiup angin
Entah sanggup ku raih entah tidak
Aku merindukanmu
Sangat amat merindukanmu
Aku hanya bisa menuliskannya pada Selembar kertas putih yang bersih
Betapa ku merindukanmu
seperti ratusan liter air yang berada di pantai
seperti itulah rinduku padamu
Hari-hari ku sepi dan sunyi
Hanyalah kerinduan yang begitu mendalam kurasakan padamu
Saat aku hanya sanggup meneteskan air mata

Saat aku hanya sanggup tuk terdiam dan terkatub
Aku telah menahan rindu ini kasih
Bilakah kita bersua...



Catatan Selengkapnya »

Puisi Penyesalan

0 comments


Rasa Haruku padamu

Saat Rasa itu datang..
asmara membara dalam jiwa
membakar hati yang sunyi..
kau hadir berikan warna
dalam kelam jiwa yang putus asa
bagaikan penyejuk di keringnya hati…
ku kejar coba tuk raih hatimu..
ingin ku miliki sepenuhnyaaaa
tapi satu salah ku
rasaku melewati anganku
tak sengaja kuteteskan noda
yang menghancurkan semua
membuat mu tenggelam dalam duka
yang seharusnya tak ada
maafkan keegoisanku
maafkan semua salahku’
maafkan hanya itu kata yang tersisaaa
ku harap dengan ini
kita mampu belajar
tuk perbaiki diri
dan menjadi lebih baik....


MAAFKAN AKU TEMAN....

Lantakkanlah duniaku…wahai sang malam
cabiklah dengan berjuta tajam ….jiwaku kan riang meregang..
Sudutkanlah diriku diujung kutub yang kelam….
ludahi sekujur asaku yang tak kenal kata sopan…
Menarilah diatas bangkai hina ini ….wahai Hujan….
Campakkanlah sanjungan sanjunganku dahulu yang bau..untukmu..
Adakah lagi selaksa siksa pantas untukku….
aku masih mau…Sungguh….


Kumohon……
sungguh tak tertebus kebodohanku…
sinislah pandang aku wahai mentari…bakarlah hati durjana ini..
Dan pencarkanalh abuku keseluruh kata berarti mati…..
Kuburkanlah segala kebahagiaanku kepalung dalam menanti..
patahkalan setiap kakiku yang menari….

Relaku….terwujud tawa menanti…hujan jarum kutadah di hati
Usah kau pusing ku hanya mencari simpati….duhai mendung sunyi
Aku sungguh ingin merasakan menjadi pecundang sejati…

teman..hukumlah aku abadi……
Takkan menangis manusia ini……kureguk puas segala balas

agar tercodet disepanjang hayat ini…membekas
betapa aku telah…salah………
Aku……..bersimpuh padamu wahai ….Malam…hujan….
Laut..ombak…pelangi….peri-peri….mimpi…..indah…
Cakrawala….Fajar…..embun….dunia..
Akulah yang pesakitan mengakui……
Aku yang telah membuat….Senyumnya menghilang…

Tolong…..Siksa diri ini….

Maafkan aku wahai teman……!



Catatan Selengkapnya »

Puisi Pengharapan

0 comments


Wajarkah bila Ku mencinta??? 

pikiranku telah beku tuk membayangkanmu
mataku terlalu rabun tuk melihat parasmu
jantungku begitu lemahnya hanya untuk sekedar mengingatmu
imajinasiku mendadak tak berdaya untuk menggambarkan rindu padamu
Kulitku mengeras untuk meraba tiap kelam cintamu
Pendengaranku enggan bermain dengan nama-namamu
Memori otakku tak kuat lagi sekedar mengenangmu
Hatiku membeku mati hanya untuk mengingat sebesar apapun cinta padamu
Seluruh indraku, mati untukmu....


mengapa tak sekejappun kau kenang
waktu bergulir lambat merantai langkah perjalan kita
berjuta cerita terukir dalam menjadi sebuah dilema
mengertikah engkau perasaanku tak terhapuskan
malam menangis tetes
embun membasahi mata hatiku
mencoba bertahan di atas puing2 cinta yang telah rapuh
apa yang ku genggam tak mudah untuk aku lepaskan
aku terlanjur cinta kepadamu
dan telah kuberikan seluruh hatiku
tapi mengapa kini baru kau pertanyakan cintaku
aku pun tak mengertiapa salah dan kurangku padamu
kini terlambat sudah untuk di persalahkan
karna sekali cinta aku tetap cinta

duhai......masihkah kau anggap diriku tak wajar.............?


Catatan Selengkapnya »

Asep S.Sunarya dan Wayang Golek

1 comments

Jenis kesenian wayang golek memiliki fenomena tersendiri di dalam dunia kesenian. Keberadaannya masih terus dipertahankan agar tetap hidup sebagai salah satu khazanah Budaya Sunda, meskipun pementasannya dewasa ini sudah sangat langka dan terbatas pada tempat serta kesempatan tertentu saja. 
Bila mendengar nama Ki Dalang Asep Sunandar Sunarya, maka kita akan langsung dapat mengingat Kesenian Wayang Golek yang merupakan salah satu warisan paling berharga untuk dilestarikan. Nilai-nilai luhung Seni dan Budaya Sunda.

Wayang Golek versi Ki Dalang Asep Sunandar Sunarya cenderung bergaya kontemporer. 
Ki Dalang Asep Sunandar Sunarya dilahirkan pada tanggal 3 September 1955 merupakan putera ke-7 dari 13 bersaudara putera-puteri Ki Dalang legendaris Abah Sunarya dengan Ibu Cucun Jubaedah.
Abah Sunarya merupakan pemilik sekaligus pendiri Perkumpulan Seni Wayang Golek Giri Harja. Selain Asep Sunandar Sunarya, anak Abah Sunarya lainnya yang berprofesi sebagai dalang adalah Ade Kosasih Sunarya, Iden Subasrana Sunarya, Ugan Sunagar Sunarya, Agus Muharam dan Imik Sunarya. 
Asep Sunandar Sunarya yang memiliki nama kecil Sukana dalam perilaku kesehariannya sejak duduk di bangku SD sudah menampakan sosok pribadi yang kreatif dan dinamis dalam bergaul dengan sesama teman-temannya. 
Selesai mengenyam pendidikan di tingkat Sekolah Dasar (SD) pada tahun 1968, Asep melanjutkan ke Sekolah Menengah Pertama (SMP). Pada masa-masa itu konsentrasi belajarnya banyak terganggu oleh hobinya mendalami ilmu pedalangan sampai lulus SMP tahun 1971.

Tekadnya untuk segera bisa mendalang termotivasi oleh ayahnya Abah Sunarya dan kakaknya Ade Kosasih Sunarya serta pamannya Lili Adi Sunarya. Selain itu juga Asep Sunandar Sunarya menimba ilmu pedalangan dengan belajar pada dalang Cecep Supriadi, dalang kondang dari Karawang. 
Asep Sunandar Sunarya dengan cara bersungguh-sungguh mengikuti Penataran Dalang yang diselenggarakan RRI Bandung pada tahun 1972 dan tercatat sebagai Lulusan Terbaik.

Padepokan Giri Harja pada tahun 1987 diresmikan sebagai Pusat Belajar Seni Pedalangan oleh Menteri Penerangan RI yang pada saat itu dijabat Harmoko. Keberadaan Padepokan Giri Harja sangat berpengaruh terhadap prestasi, kreasi dan motivasi Ki Dalang Asep Sunandar Sunarya sebagai Dalang Wayang Golek Kontemporer. 
Pengalaman serta prestasi yang telah diraihnya diantaranya sebagai Juara Dalang Pinilih I Jawa Barat pada Binojakrama Padalangan di Bandung tahun 1978 dan tahun 1982. Sedangkan pada tahun 1985 Asep terpilih menjadi Dalang Juara Umum tingkat Jawa Barat dan memboyong Bokor Kancana.
Pengalaman Asep Sunandar Sunarya melakukan muhibah ke luar negeri tercatat pada tahun 1986 sebagai Duta Kesenian ke Amerika Serikat. Tahun 1993 Institut International De La Marionnete di Charleville Prancis meminta Asep Sunandar Sunarya sebagai Dosen Luar Biasa selama 2 bulan serta diberi gelar Profesor oleh Masyarakat Akademis Prancis. Terakhir pada tahun 1994 Asep melakukan pentas keliling negara-negara di kawasan Eropa. 
Kehadiran Tokoh Dalang sekaliber Asep Sunandar Sunarya telah memberikan kontribusi bagi seni pedalangan khususnya Wayang Golek sebagai warisan seni dan budaya milik masyarakat Jawa Barat.

Konsep serta kreativitas pertunjukan Wayang Golek Ki Dalang Asep Sunandar Sunarya telah memberikan warna dan gaya tersendiri. 
Gaya pertunjukkan Wayang Golek Ki Dalang Asep Sunandar Sunarya merupakan nuansa baru yang muncul di lingkungan Dinasti Sunarya. Hal yang paling menarik dan meruapakan ciri khas Ki Dalang Asep Sunandar Sunarya ini adalah kepiawaiannya dalam mengolah gerak atau sabetan wayang dengan tampilan humor atau banyolan yang sentimentil, luwes dan segar. 
Mengenai pegangannya pada Pakem Wayang dikaitkan dengan kreasinya yang disebut orang kontemporer seperti pada pertunjukkan wayang ketika dipukul kepalanya dapat mengeluarkan darah atau perkelahian antara Si Cepot dengan lawannya sampai “Buta” atau ketika lawannya mengeluarkan “mie”, Kang Asep mengemukakan bahwa hal itu tidaklah keluar dari pakem. Hal ini hanyalah merupakan suatu upaya visualisasi dengan cara memvisualkan cerita dalang-dalang terdahulu. 


Sumber  : Esbiwan.blogspot.com

Catatan Selengkapnya »

Biografi Rhoma Irama

0 comments



Karier Oma di bidang musik berawal dari 'bawah'. Perlahan tapi pasti Oma tetap menggeluti musik dengan cara membentuk band, ikut menyanyi bersama penyanyi-penyanyi top, ikut rekaman, memperkenalkan lagu-lagu ciptaanya. Ia pun menabung penghasilannya dari musik untuk membeli peralatan musik.

Namanya makin tenar, begitu juga lagu-lagu ciptaanya, karena menjurus ke arah dakwah. Belakangan ia bahkan berkonfrontasi dengan musik rock yang dianggapnya 'merusak' masyarakat. Ketika konfrontasi itu menjadi perang fisik, maka Yapto Suryosumarno pun mendamaikan dua aliran itu dan akhirnya berhasil menyatukannya dalam satu pementasan panggung.

"Saya mulai memperhatikan lawan jenis ketika duduk di SMP," kenang Oma. Tapi," pacaran baru mulai setelah saya di SMA. Pada zaman itu yang namanya naksir cewek itu sering ujung-ujungnya terjadi perang antar gang. pasti terjadi perkelahian kalau naksir gadis dari daerah lain. Jadi tidak bisa seenaknya seperti sekarang. "Rhoma bercerita tentang masa remajanya dengan mata berbinar, seolah zaman itu baru berlalu kemarin.

Menurut kakaknya, Benny Muharam, pacarnya yang pertama adalah gadis kembang kampung putri seorang kiai di Bukitduri. "Saya tidak tahu apakah cinta itu cinta monyet atau beneran. Tapi, orang-orang di kampung kami dulu meramaikan bahwa Oma berpacaran dengan anak kiai. Saya kurang tahu tentang gadis ini, meski hubungan saya dengan Oma sangat dekat. bahkan ketika sudah agak besar, kami sering pergi bersama-sama dengan membawa pasangan masing-masing," ututr Benny.

Yang jelas, tambahnya, "kami tidak pernah bentrok soal pacar. Meski umur kami tidak berbeda jauh, tapi kami tidak pernah naksir satu cewek bersamaan. Misalnya, ketika saya punya pacar anak Jalan talang, pacar Oma anak Matraman. Jarak kedua tempat ini cukup jauh, tapi kami bisa pergi bersama-sama. Saya kadang-kadang kasihan melihat nasib Oma, karena ia sering ditinggal kawin oleh pacar-pacarnya. Para orangtua mereka umumnya tidak mengizinkan putri mereka pacaran dengan Oma, karena Oma dianggap pengangguran yang tidak punya masa depan."

Meskipun begitu, akhirnya Oma berhasil juga menemukan jodohnya. gadis yang berhasil dipersunting sampai pelaminan itu bernama Titiek. Sayang, perkawinan mereka ini hanya bertahan sembilan bulan. Perceraian terjadi sebelum mereka mendapatkan anak. Namun, Oma rupanya tak ingin bicara banyak tentang istrinya yang pertama ini. "Sudahlah, yang sudah berlalu biarlahberlalu. Kalau saya bicara banyak tentang seseorang yang pernah menjadi bagian hidup saya, saya khawatir akan jadi fitnah," ujarnya.

Cewek 'Petromaks'

Oma mengakui bahwa ia belum resmi bercerai dengan Titiek, ketika suatu hari ia jatuh hati dengan Veronica, salah seorang anggota Band Beach Girl. Saat itu, papar Oma, "Saya sedang dalam proses perceraian dengan Titiek. Jadi bukan karena bertemu Vero, lalu saya cerai Titiek. Tidak begitu!"

Saat itu Oma diundang untuk menyanyi di Lampung dengan iringan band wanita itu. Entah bagaimana, Oma ternyata menaruh hati pada gadis pemain organnya. Sesampainya di rumah kakaknya di Tebet, Oma membujuk Benny agar mau meminjamkan mobil Honda kecil tn-360, yang belum lama dibeli oleh sang kakak, "Ben, saya pinjam mobil kamu sebentar. Saya dapat cewek. Pokoknya 'petromaks'. maksudnya cantik dan putih kulitnya.

"Cewek dari mana, Ma?" tanya Benny.

"Anak Dukuh Atas!" jawabnya sambil megambil kunci mobil kakaknya. Dengan riang ia segera menancap gas dan baru kembali esok pagi. "Dari mana saja kamu, Ma, kok sampai pagi?" selidik Benny.

"Dari tempat pesta teman," sahut Oma masih dengan sikap ceria.

Selidik punya selidik. Benny akhirnya menemukan sesuatu di mobilnya. Selain tiket masuk ke Taman Impian Jaya Ancol, Benny juga melihat ada butir-butir pasir di mobilnya. Sambil tersenyum Benny pun meledek adiknya, "E, katanya dari pesta teman, kok ada karcis Ancol?"

"Ah, kamu mau tahu saja, Ben, Saya di sana cuma ngobrol saja kok," Oma mengelak sambil cengar-cengir. Tak lama kemudian ia pun mengambil sebuah album foto dari bawah jok mobil dan memperlihatkannya pada Benny. Di situ untuk pertama kalinya Benny melihat Vero, gadis cantik berkulit putih dengan potongan tubuh kecil mungil. "Tidak salah kalau Oma jatuh cinta," pikirnya saat itu.

Hari-hari berikutnya Benny melihat adiknya benar-benar gandrung pada gadis Beach Girl yang satu ini. Namun suatu hari Benny kaget ketika mendengar pengakuan Oma tentang gadis yang baru beberapa hari dikenalnya itu. "Luar biasa si Vero itu, Ben Masak saya sedang sembahyang di mesjid dia tungguin. Padahal Vero ini 'kan agamanya lain!"

"Hahh, agamanya lain?" Terus gimana, dong nanti?" sergah Benny tak habis pikir.

"Pokoknya saya sudah telanjur cinta sama dia," ujar Oma polos. Karena ada beberapa perbedaan itulah maka percintaan Oma dengan Vero terasa seru dan tegang. Selain saat itu status Oma masih belum resmi bercerai, juga karena hubungan dua muda-mudi ini sangat ditentang oleh kedua orangtua Vero, terutama ayahnya. Dari gertakan lembut sampai yang paling keras pernah diterima Oma.

Tapi, sang 'berandal' ini tentu saja tak mempan digertak, lebih- lebih ketika ia yakin bahwa gadis pujaanya itu juga tengah mabuk kepayang terhadapnya. "Setelah setahun berpacaran," ujar Oma, "Vero mengajak saya untuk melaksanakan kawin lari."

Bagi Oma, semakin besar tantangan justru lebih memperindah tautan cinta mereka. "Segalanya terasa indah," kenangnya.

Di sisi lain, Oma merasa bahwa sikap penentangan ayah Vero terhadap dirinya adalah sesuatu yang wajar. Sebetulnya, Oma memperkirakan hubungan mereka bakal kandas di tengah jalan kalau melihat begitu beratnya tantangan yang harus dia hadapi. Katanya, "Kalau dihitung secara rasional, rasanya saya tidak mungkin mendapatkan Vero. Tidak saja masalah agama yang berbeda, tapi juga banyak faktor lain. Vero itu anak band, sementara saya anak orkes. Umumnya anak band malu kalau pacaran sama anak orkes, karena menurut mereka orkes itu kuno dan kampungan."

Adalah suatu kebanggaan tersendiri bagi Oma ketika akhirnya dia berhasil menggaet hati Vero.

Ditodong

Kalau memang begitu 'hebat' perjuangannya untuk mendapatkan Vero, kenapa akhirnya si cewek 'petromaks' itu diceraikannya? Benarkah itu terjadi karena kehadiran Ricca Rachim?

Perceraiannya dengan Veronica dan pernikahannya dengan Ricca Rachim memang kontroversial. Kejadian itu selanjutnya bahkan seolah menjadi suatu titik rawan dari sejarah hidup sang raja dangdut ini, sehingga ia sulit mengungkapkannya kecuali secara off the record (tak boleh disiarkan). Rhoma dan Vero bahkan seperti enggan menyinggung episode sejarah mereka yang satu ini, meski mereka selalu harus menerima pertanyaan tentang itu karena 'takdir' mereka sebagai orang- orang terkenal.

Yang jelas, perceraiannya dengan Vero memang sempat berdampak bagi perjalanan karier dan - terutama - citra Rhoma. Dimana-mana terdengar komentar bernada negatif, baik dari mereka yang tidak suka kepadanya maupun sebagian pemujanya yang kecewa karena 'raja' mereka menceraikan 'ratunya.'

Benarkah Vero mendesak cerai karena Rhoma menikah dengan Ricca Rachim?

"Ya, memang. Tapi sekali lagi saya tidak berniat menceraikan Vero, karena kami mempunyai anak. Akhirnya saya kabulkan permintaanya, tapi dengan catatan. Kami boleh bercerai namun tidak boleh merusak ukhuwah (persaudaraan). Cerai itu dilindungi hukum Allah. Talak itu bukan hukum setan, tapi hukum Allah! Saya tidak ingin persaudaraan putus, karena kamu mempunyai anak. Dan saya tidak ingin anak-anak menjadi korban karena perpisahan kedua orangtua mereka."

Dan kenapa sebelum bercerai dengan Vero, ia menikah dengan Ricca, lanjutnya, "Karena agama membenarkan saya beristri lebih dari satu, dengan catatan kondisinya memungkinkan. Saya melihat kondisi saya saat itu memang mengharuskan saya untuk menikah dengan Ricca. Ini bukan semata-mata karena mengikuti hawa nafsu. Semuanya saya lakukan dengan pertimbangan rasio dan iman."

Dilemma Ricca Rachim

Rhoma menikahi Ricca Rachim awal tahun 1984. "Saya tidak tahu bagaimana prosesnya bermula sampai akhirnya saya dengan Mas Oma jadi suami istri yang sah. Tapi, saya dengar kemudian selentingan dari kanan kiri tentang keadaan rumah tangganya. Saya tidak ingin mengemukakan soal itu. Itu rahasia pribadi saya dan bagian dari hidup saya," tutur Ricca Rachim di rumah pribadinya di Jalan Pondok Jaya, rumah yang kini ditempatinya bersama Rhoma.

Ricca Rachim lahir dari ibu asal Surabaya berdarah Jerman, dan ayah dari Solo. Dulu ia dikenal dengan sebutan Ricca Sukardi, tapi kemudian menjadi Ricca Rachim setelah meresmikan diri sebagai muslimah di hadapan Buya Hamka. Namanya mulai dikenal publik melalui jalur iklan dan cover majalah. ia kemudian tampil sebagai bintang film pertama kali tahun 1977 dalam film jakarta jakarta garapan Ami Priono.

Perkenalannya dengan Rhoma Irama dimulai tahun 1979. Ketika itu, papar Ricca, "Saya dengar dari seorang teman bahwa Oma sedang mencari pasangan baru untuk main film. Sebelumnya ia berpasangan dengan Yatti Octavia. Semula saya kurang tertarik untuk memperkenalkan diri, karena saya tahu Oma membuat film-film musikal, sedangkan saya tidak mempunyai pengalaman di musik dan tidak bisa menyanyi. Tapi teman saya, Tienche, mendesak untuk memperkenalkan saya dengan Oma."

Mengaku sebagai orang yang tidak ambisius. Ricca mengikuti ajakan temannya itu tanpa terlalu berharap untuk diterima menjadi pasangan main Rhoma Irama. "Tidak ada salahnya kamu berkenalan dngan Rhoma Irama. Setelah kenal, kalau kamu diterima jadi pasangan mainnya ya syukur, di tolak pun tak jadi soal," kata Ricca menirukan ajakan temannya.

Dan begitu ia berpikir saat itu. Tapi setelah berkenalan agaknya Oma terkesan akan penampilan Ricca. Ricca diajak main ke rumahnya; sekali, dua kali, dan selanjutnya mereka pun jadi sering mengobrol. "Mas Oma waktu itu mungkin ingin mengetahui karakter saya," katanya.

Sudah bisa ditebak bagaimana akhirnya. "Saya dianggap cocok untuk mendampinginya dalam film-film," Ricca menambahkan. Tapi, Rhoma menampik kalau dikatakan sejak awal ia sudah ada feeling terhadap calon pasangannya itu. Katanya, " Saat itu saya tidak punya bayangan apa-apa, selain pemikiran bahwa Ricca akan mampu bermain dengan baik di film. Dan, saya sudah membuktikannya, Ricca kemudian menikah dengan orang lain."

Ricca akhirnya jadi pasangan tetap dalam film-film Oma. Ketika itu ia gadis yang pendiam, sementara Oma juga tergolong agak pendiam, Alhasil, bila sedang jedah syuting, mereka berdua lebih sering main diam-diaman. tahun 1980 Ricca menikah dengan pria pilihannya. Setelah itu ia masih terus main sebagai pemeran utama dalam film-film Rhoma, yang dimata para kritikus film tidak menarik, namun penontonnya selalu berjubel.

Hubungan Rhoma dan Ricca berlangsung sebagai dua teman baik. Bila sebelumnya keduanya jarang mengobrol, selanjutnya justru sering. "Suatu kali", kata Ricca. "Saya mempunyai masalah yang agak berat. Agar hati saya bisa longgar, saya ingin membagi masalah ini pada orang lain. Tapi saya bingung pada siapa. Kalau saya ceritakan kepada teman, belum tentu mereka bisa membantu menyelesaikan masalah. Bisa-bisa urusannya malah menjadi panjang.

Karena semakin hari ia semakin tak tahan menanggung beban itu sendirian, maka dia beranikan diri mengungkapkannya pada Rhoma. "Ternyata dia seorang pendengar yang baik dan bisa menanggapi dengan enak dan tulus. Selanjutnya, ia bahkan bisa ikut membantu menyelesaikannya dengan saran-saran yang diberikan olehnya hati saya jadi lega," kenang Ricca.

Tapi agaknya ada juga masalah pribadi Ricca yang tidak bisa diselesaikan oleh Rhoma, yaitu kemelut rumah tangga wanita itu. Pasangan muda itu akhirnya bercerai pada tahun 1982.

Tentu saja perceraian Ricca itu membuat dirinya diburu-buru para wartawan. Tapi, ia enggan bertutur tentang alasan perceraian itu. "Yang lalu biarlah berlalu. Saya akan berusaha melupakannya. Sebut saja ini sebagai takdir," kilahnya ketika didesak wartawan. Ia malah menegaskan bahwa perceraian itu justru membuat batinnya lebih tenang. "Kalau nanti bersuami lagi, "Saya akan pilih pria yang kebapakan dan penuh pengertian. Sekarang ini saya memilih hidup sendirian!"

Tapi ternyata kesendiriannya itu hanya berlangsung sekitar dua tahun. Selanjutnya ia menikah dengan pasangan mainnya yang sekaligus 'penasehat'-nya, Rhoma Irama. Pernikahan inilah yang kemudian mensahkan gosip-gosip tentang mereka sebelumnya, dan akhirnya melahirkan gunjingan-gunjingan baru yang lebih seru!

Berusaha Menolak

Entah bagaimana, judul film pertama Ricca dalam seriah film Rhoma, seperti menyiratkan sesuatu. Didukung pemeran utama El Manik, judul film itu adalah Cinta Segitiga. Siapa sangka kalau cinta segitiga khayalan itu, dalam versi nyata, akhirnya menjadi suatu kenyataan?

Tapi, Rhoma cepat menyanggah ketika ditanyakan apakah sejak itu dia sudah menaruh hati terhadap Ricca. "Saya tidak pernah membayangkan bahwa dia akan jadi istri saya. Cerita dalam film itu fiktif belaka, jadi jangan direka-reka begitu," katanya.

Ditambahkannya bahwa lahir, mati, dan jodoh itu ada ditangan Tuhan. Kenapa akhirnya ia menikah dengan Ricca, tandasnya, "Kondisinya memang sudah begitu. Ada pertimbangan-pertimbangan keimanan, dimana semua keputusan itu akhirnya ada pada Allah. Menikah itu adalah takdir mubrom, takdir yang tidak bisa ditolak atau direkayasa."

Lalu, bagaimana menurut Ricca? "Saya sendiri tidak tahu bagaimana proses itu bermula. Saya tidak tahu, karena semua ini diluar dugaan saya. Sejak pertama saya berpasangan difilm, tidak kepikir sedikitpun bahwa suatu saat akan menikah dengannya. Karena itu ketika teman-teman meledek saya, "Eh, kamu ada apa-apa dengan Bang Haji, ya? 'Saya pun menjawab polos, "Ah, gila kamu, mana mungkin?" jawab Ricca.

Demikianlah akhirnya, Ricca putri ke-10 dari 12 bersaudara dan dilahirkan di Bandung, tahun 1956, menikah dengan Rhoma Irama yang usianya 10 tahun lebih tua. Pernikahan ini pun berlangasung dua kali. Pertama mereka menikah di bawah tangan (hanya menurut agama) Tahun 1984, dan sekitar setahun kemudian mereka mengadakan pesta. Dua bulan setelah itu, perceraian Rhoma dan Veronica terjadi. Inilah yang kemudian membuat Ricca kian terpuruk dalam situasi yang serba salah. Ia dituduh merebut suami orang.

Ricca sulit membela diri. "Tidak benar kalau saya disebut merebut suami orang," kata Ricca. "Jauh sebelum kami menikah, saya sudah mendengar tentang kemelut rumah tangga Oma. Tapi saya tidak mau peduli, karena saya pikir kemelut itu bukan urusan saya. Saya juga tidak punya pikiran untuk mengambil manfaat dari situasi itu, karena waktu itu sedikitpun saya tak pernah berpikir untuk menjadi istri Oma Irama."

Yang pasti Oma acapkali berkunjung ke rumah Ricca di Kompleks Pondok Jaya. Itu mengakibatkan hubungan kedua insan ini semakin dekat. Bagi Ricca, semula kedekatan itu dianggapnya sebagai hal biasa. tapi, Oma ternyata punya rencana lain yang membuat Ricca kaget luar biasa. "Saya syok sekali," katanya menanggapi keinginan Oma untuk menikahinya.

Menurut pengakuan Ricca, semula ia menolak. Tapi, Oma tak putus asa. Ketika Oma mengulang permintaannya, Ricca minta waktu. "Dengan begitu," tambah Ricca, "Sesungguhnya saya ingin menolaknya secara halus. Saya berharap mudah-mudahan dia melupakan niatnya untuk menikahi saya. Pendeknya, saya berusaha menghindar!"

Namun melihat situasinya yang tidak menguntungkan, Ia akhirnya menjadi bingung . Berulang kali ia mengeluh pada dirinya sendiri. "Aduuuh...kenapa jadi begini, kenapa jadi begitu? Saya berpikir beribu kali!" katanya.

Tapi waktu terus berjalan. Pergaulan mereka sebagai teman mengobrol disamping pasangan main film juga terus berlanjut. Oma tak pernah menarik permintaannya, dan Ricca pun terus mempertimbangkannya. Akhirnya usahanya untuk menolak pun kian mengendur. Selanjutnya, karena ia merasa takut berdosa, iapun bersedia menikah dengan sang raja dangdut itu. "Bagaimanapun, setelah masuk Islam, saya harus berusaha untuk menjadi orang Islam yang baik. Saya tidak mau merusak citra Islam hanya karena hubungan kami terus menerus digunjingkan orang," tutur Ricca lembut.

Sampai sekarang, Riccalah yang tetap mendampingi Rhoma sebagai istri.

Dari berbagai Sumber...
Catatan Selengkapnya »

PERIBAHASA SUNDA

0 comments

Paksakeun sing daraek sholat. Sabab wujudnya aksara ISLAM teh disusun ku SHOLAT anu lima waktu, nyaeta – Paksakan supaya mau melaksanakan shalat, sebab wujud dari tulisan “Islam” itu disusun oleh SHALAT lima waktu yaitu: I …sa, S ...ubuh, L … ohor, A … sar, M …agrib. Dengarkan juga nasihat Khutbah Jum’at Hudhur aba dari Mesjid Baitut Tauhid, St Pietro de Casale, Bologna Italy, 16 April 2010, tentang kewajiban melaksanakan Shalat.

Isuk jaganing geto …… di tengah-tengah Situ Kaparabon bakal aya TUTUMPAKAN anu MAJUNA ku SEUNEU – Kapan-kapan nanti, di tengah-tengah Situ Kaparabon akan ada sarana transportasi yang dijalankan dengan api (mesin motor bakar – combustion engine).

Mun Pulo Jawa geus dirante beusi, julang ngapak ngawang-ngawang, silaing indit ti tatar kulon ka tatar wetan bari mawa endog borojolan, mun geus tepi ka tatar wetan, haneutna eta endog euy, masih karasa keneh – Jika Pulau Jawa sudah diikat dengan rante besi (rel kereta api) burung terbang di angkasa (kapal terbang), kamu berangkat dari Barat ke Timur sambil membawa telor yang baru diperocotkan, hangatnya telor itu euy masih dapat terasa …..

(Ujang) Amir, Ojo, ku silaing baris kaalaman mangke jaganing jaga bakal aya HUJAN LEBU –
Amir, Ojo, oleh kamu-kamu akan dialami besok lusa nanti, akan ada HUJAN ABU!

Jaga aya sora hawar-hawar nu datangna ti tungtung kaler, ngaguruh pating jelegur aya garuda megarkeun endog, genjlong saamparan jagat. Palangsiang dunya rek kiamat. Ari di urang Nusa Sunda rame ku nu mangpring, prangpringna sabuluh-buluh gading – Nanti ada suara sayup-sayup yang hampir tidak terdengar, datang dari sebelah Utara (Jepang nyerbu dengan diam2), yang menghebohkan seluruh dunia. Barangkali dunia ini akan kiamat, tapi di Tatar Sunda sih ….. .. prangpringna sabuluh-buluh gading (nyao atuh).

Ulah sieun maot, sabab urang pasti ngalaman maot. Tapi anu kudu sieun mah, saenggeusna urang maot, anu bakal hirup langgeng di aherat, naha urang geus boga bebekelan pikeun hitup di aherat? – Jangan takut mati, karena kita pasti akan mengalami maut; tetapi yang harus ditakutkan, ialah setelahnya mati itu, yang akan hidup kekal di akhirat, apakah sudah punya perbekalan untuk hidup di akhirat nanti?

Mun boga kenur sadeupa ulah niat nyoba nekad nguseup ka sagara - Kalau hanya punya tali pancing kenur satu depa, janganlah nekat untuk mencoba-coba mancing di lautan.

Mun geus nyaho ulah poho, tangtu moal kabobodo. Mun geus ngarti ulah lali, pinasti moal pahili. Lamun rasa geus rumasa, kade ulah asa-asa, hirup moal katambias. Mun geus iman ulah mangmang, moal kagembang ku nu herang – Kalau sudah tahu jangan lupa, maka tidak akan tertipu. Kalau sudah mengerti jangan lupa, takdir tidak akan tertukar. Kalau perasaan sudah punya rasa, jangan ragu-ragu, hidup tidak akan tersisihkan. Kalau sudah beriman janganlah ragu-ragu, tidak akan tertarik oleh gemerlapnya keduniawian.
Bejakeun nu saenyana jeung sajujurna yen rasana uyah teh asin – Katakanlah dengan sebenar-benarnya dan sejujur-jujurnya, bahwa rasa garam itu adalah asin (Berkata benar dan jujur).

Tiis ibun ampih pikir; nyaho ka badan pribadi, tangtu nyaho Ka-Islamanana. Sing karasa sing kapanggih, ari anu tujuh lawang jadi RATU, aya dina diri – Sejuknya embun dan tenteramnya pikiran; tahu akan keadaannya sendiri, tentu tahu akan ke-ISLAM-annya. Supaya terasa dan agar ketemu, bahwa tujuh pintu untuk menjadi kekasih TUHAN itu ada di dalam diri pribadinya.

Jisim ngarasa nyeri, raga ngarasa lara, hate ngarasa cape. Hareudang nyandang wiwirang, perbawa hawa napsu, ujub sub’ah takabur, jeung ria panggoda setan – Diri merasa sakit, badan terasa merana, ati merasa capek. Gerah karena harus menanggung dosa yang memalukan, dikarenakan terbawa nafsu, ujub sok, sub’ah, takabur dan ria, karena godaan Syaithan.

Mun jaga maraneh jadi PAMINGPIN, kudu mibanda JIWA WIBAWA, KOMARA, jeung langkahna panceg dina GIRI JALADRI, SURTA PAWAKA, Nu kitu disebut JIWA AGUNG, ADIL PARAMARTA - Kalau nanti kalian diangkat menjadi PEMIMPIN, haruslah memiliki JIWA yang ber-WIBAWA, memiliki charisma KOMARA, dengan langkah yang mantap panceg dalam GIRI JALADRI, SURTA PAWAKA, Itulah yang disebut JIWA AGUNG, ADIL PARAMARTA. (Menegakkan Keadilan itu adalah jauh lebih luhur daripada menegakkan Hukum; menegakkan hukum, hanyalah merujuk pada pasal tertentu hukum perundang-undangan, yang bisa dikomoditikan; jika menggunakan pasal yang ini, hukumannya begini, dengan menggunakan pasal yang itu hukumannya begitu, jadi bisa diatur dan ditawarkan kepada pihak siapa yang akan dibela dan pihak mana yang harus ditolong, tetapi menegakkan keadilan itu tidak dapat dijual-belikan, dan harus dengan menggunakan perasaan – rasa keadilan, MK).

Pangkat ukur pupulasan, banda ngan ukur titipan; nyawa ukur gagaduhan. Tetela jeung rumasa, manusa tuna kaboga - Pangkat hanyalah hiasan bedak, harta benda hanyalah titipan, nyawa hanya pemilikan sementara. Jelaslah dan rasakanlah bahwa manusia itu tidak punya apa-apa.

Lauk laut mah, sanajan hirup dina cai asin, tapi rasa dagingna teu kabawakeun asin. Pieunteungeun – PAMADEGAN – Ulah kapangaruhan lingkungan, tong rempan katiup topan, ISTIQAMAH ulah GOYAH - Ikan laut itu, walaupun hidup di dalam air yang masin, tetapi rasa dagingnya tidak terbawa jadi asin. Untuk dijadikan contoh bahwa – PENDIRIAN itu – jangan terpengaruh oleh keadaan lingkungan (yang buruk), jangan khawatir karena tertiup taufan, tetaplah ber- ISTIQAMAH dan janganlah goyang.

Mas perak inten juminten, jamrut yakut, berlian kancana wulan; merah delima sutrajingga, rinukmi biduri asri. Eta perhiasan alam endah, tapi perhiasan nu leuwih endah mah ISTRI NU SHALEH, Mustika anugrah Allah - Mas perak intan berlian, jamrut yakut, berlian kancana wulan; merah delima sutrajingga, rinukmi biduri asri. Itulah perhiasan alam dunia yang indah, tetapi perhiasan nu lebih indah lagi sih ISTRI yang SHALEH, Mustika anugerah Allah.

Singgetna; hirup ngan sapoe sapeuting, sabab, umur diburu ku waktu. Waktu nu beurang nu mana, waktu peuting nu mendi, urang dimangsa ajal? Numatak beurang peuting salilana kudu eling – Singkatnya, hidup ini cuma sehari satu malam, sebab umur itu dikejar oleh waktu. Waktu siang yang mana, malam yang mana, kita akan menemui ajal? Oleh karena itu siang dan malam harus selalu dan selamanya sadar dan ingat (berzikir kepada Tuhan Maha Kuasa).

Catatan Selengkapnya »

Helloween Band



Sejarah Helloween berawal pada tahun 1978 ketika Kai Hansen dan Piet Sielck membentuk sebuah band bernama Gentry. Sekitar tahun 1981, Kai dan Piet mengganti nama bandnya menjadi Second Hell dan merekrut drumer baru Ingo Schwichtenberg dan bassist baru Markus Grosskopf yang sebelumnya tergabung dalam Traumschiff. Pada tahun 1982, Piet meninggalkan Second hell dan menjadi seorang produser rekaman dan sound engineer. Posisinya segera digantikan oleh Michael Weikath dari band Powerfool, lalu Second hell memutuskan mengganti lagi namanya menjadi Iron Fist.
Pada tahun 1984, mereka mendapat undangan dari Noise Record untuk bergabung dalam pembuatan album kompilasi death metal bersama Running Wild, Dark Avenger dan Hellhammer. Merasa tidak puas menggunakan nama Iron Fist, mereka pun mengganti nama bandnya menjadi Helloween. Dalam album kompilasi ini mereka membawakan dua lagu yaitu Metal Invaders dan Oernst Of life.
Pada tahun 1985 mereka merilis sebuah mini album yang berisi 5 buah lagu bersama seorang produser bernama Harris Johns. Pada bulan Oktober 1985, bersama produser yang sama mereka merilis full album perdananya yang berjudul Walls of Jericho, salah satu lagu dalam album ini adalah Metal Invaders yang pernah dibawakan pada album kompilasi Death Metal bersama Noise Record sebelumnya. Lewat album perdananya ini, Helloween mendapat sambutan media yang luar biasa di seluruh dunia. Pada saat tour di bulan November 1986, Kai Hansen merasa kesulitan untuk bermain gitar dan menjadi vokalis dalam waktu bersamaan. Akhirnya setelah menyelesaikan tour-nya mereka pun mulai mencari vokalis baru. mereka pun merekrut seorang pemuda berumur 18 tahun yang mempunyai karakter suara yang luar biasa yaitu Michael Kiske ex-III Prophecy, dan mulai menggarap album berikutnya. Helloween ingin merilis double album, namun karena tidak disetujui oleh Noise record, mereka pun hanya menyiapkan konsep untuk bagian pertama dari dua bagiannya saja.
Album Keeper of the Seven keys Part I akhirnya dirilis tahun 1987, dan membawa band ini ke puncak kesuksesannya. Album ini mendapat sambutan hangat dari penggemar musik metal di seluruh dunia termasuk Amerika. Mereka pun melakukan tour pertamanya di Amerika bersama Grim reaper dan Armored Saint. Tahun berikutnya mereka merilis bagian kedua dari double albumnya yaitu Keeper Of The Seven keys Part II yang lebih sukses dari pada sekuel pertamanya. Mereka pun mengadakan tour keliling Eropa 'Pumkins Fly Free Tour', mereka juga tampil dalam festival Donnington MonsterOf Rock di Inggris bersama Kiss dan Iron Maiden. Pada akhir tahun 1988 sang gitaris Kai Hansen memutuskan meninggalkan Helloween karena merasa tidak sanggup dengan jadwal tour yang terlalu padat. 1989 mereka merekrut mantan gitaris Rampage Roland Grapow dan mereka pun tampil bersama Anthrax dan Exodus dalam Tour Headbanger Ball yang kedua di Amerika. Mereka juga merilis dua buah Best Album 'The Best The Rest The Rare' dan 'The Pumkins Tracks'. Mereka juga merilis live album dari tour eropa-nya 'Pumkins Fly Free', di Jepang album ini dikenal dengan nama 'Keepers live', sedangkan di Amerika album ini disebut sebagai 'I Want Out Live', dan di belahan bumi lainnya, album ini dikenal sebagai 'Live in The UK'. Mereka pun kemudian mengakhiri kontraknya bersama Noise record dan bergabung bersama EMI records. Pihak Noise Record pun menuntut Helloween secara hukum karena mereka dianggap telah melanggar kontrak dengan Noise. Akhirnya selain diminta untuk membayar sejumlah uang untuk ganti rugi, Helloween juga dilarang untuk menjual album-albumnya keluar Eropa bahkan ke Jepang. Hal ini membuat para penggemarnya merasa bingung dengan apa yang terjadi dengan Helloween.
Akhirnya pada tahun 1991 Helloween merilis album 'Kids Of The Century', album ini menceritakan kepada para penggemarnya tentang keberadaan mereka selama 3 tahun belakangan. Selanjutnya mereka juga merilis album berikutnya yaitu 'Pink Bubbles Go Ape' yang kurang mendapat respon positif dari media dan penggemarnya. Ketegangan yang mulai muncul diantara para anggota band membuat mereka harus memutuskan ke arah mana mereka harus membawa musik mereka.
Ditengah ketegangan para personelnya, mereka merilis album 'Chameleon' pada tahun 1993, album ini bisa dikatakan sebagai titik terendah dalam karir Helloween. Mereka pun tetap mengadakan Chameleon Tour walaupun kondisi band pada saat itu sedang mengalami puncak ketegangan, bahkan sang drumer Ingo Schwichtenberg mengalami masalah psikologis yang berat dan tidak dapat melanjutkan Tour. Setelah menyelesaikan tournya, pihak rekording EMI akhirnya memutuskan kontraknya bersama Helloween, Michael Kiske pun dipecat dari Band.
Di akhir 1993, mantan vokalis Pink Cream 69 Andi Deris bergabung bersama Helloween, mereka juga mendapat seorang drumer baru yaitu Uli Kusch mantan drummer Gamma Ray (band baru Kai Hansen). Dan formasi baru Helloween pun telah lahir. Mereka pun menandatangani kontrak dengan Castle Records pada tahun 1994. album mereka berikutnya yaitu Master of Rings disebut-sebut sebagai album terbaik kembalinya Helloween. Mereka pun kembali meraih sukses dalam tour promonya bersama sang vokalis baru. Satu tahun berikutnya album ini mulai dirilis di Amerika utara. Sebuah tragedi pun mengejutkan Helloween saat mantan Ingo Schwichtenberg memutuskan untuk melakukan bunuh diri pada tahun 1995.
Helloween kembali ke studio rekaman dan merilis album berikutnya 'Time Of The Oath' pada tahun 1996 yang oleh media dijuluki sebagai best album setelah era 'Keeper'. Album ini mendapat anugrah Platinum di seluruh dunia. Mereka pun kembali menduduki puncak kejayaan. Mereka juga merilis double live album berjudul 'High Live' dan mendapat penghargaan sebagai band terbaik oleh majalah musik Jepang Buurn tahun 1996.
Saat mereka menyiapkan materi untuk album berikutnya, Andi deris merilis album single pertamanya yang berjudul 'Come In From The Rain', Roland Grapow juga merilis album solo pertamanya yaitu 'The Four Season of Life'. Pada tahun 1998 Helloween merilis album terbarunya yaitu 'Better Than Raw', album 'Metal Jukebox' kemudian dirilis pada tahun berikutnya 1999. Helloween menandatangani kontrak untuk dua abum bersama perusahaan rekaman Nuclear Blast pada tahun 2000. Album berikutnya 'The Dark Ride' yang diproduseri oleh Roy Z dan Charlie Bauerfeind dirilis segera setelahnya. Album ini menjadi album yang penjualannya terburuk dalam sejarah Helloween dengan karakter musik dan sound yang berbeda dari album-album sebelumnya. Album ini juga mengundang reaksi dari para penggemarnya, mulai dari suka dengan style baru yang mereka bawa, dan sebagian besar lainnya menginginkan Helloween tetap seperti sebelumnya. Konflik kembali terjadi dalam tubuh Helloween hingga mereka terpaksa memecat gitaris Roland Grapow dan drumer Uli Kusch.
Lalu mereka merekrut mantan drumer metalium Mark Cross dan mantan gitaris Freedom Call Sascha Gerstner. Pada tahun 2003 mereka kembali malakukan rekaman untuk album selanjutnya, tetapi karena suatu penyakit drumer Mark Cross tidak dapat melanjutkan proses rekaman dan hanya mengisi untuk dua lagu, kemudian ia pun terpaksa keluar dari band, drumer Motorhead Mikkey Dee diminta untuk mengisi kekosongan pada posisi drum untuk menyelesaikan proses rekaman studio mereka. Album mereka yang berjudul 'Rabbit Dont Come Easy' pun dirilis dan Stefan Schwarzmann dipanggil untuk mengisi posisi drum selama tour mereka. Penjualan album mereka pun terbilang sukses, mereka juga sukses melakukan tour keliling dunia. Setelah tour usai, Stefan Schwarzmann memutuskan untuk keluar dari Helloween tapi ia masih membantu Helloween pada proses pra produksi untuk album mereka berikutnya hingga Helloween memperoleh drumer baru. Mantan drumer Rawhead Rexx Dani Loeble bergabung dengan Helloween menggantikan Stefan. Mereka pun mulai merekam kelanjutan dari album Rabbit Don't Come Easy.
Pada 31 Oktober 2005 Helloween merilis album yang merupakan lanjutan dari album legendaris mereka 'The Keeper' album mereka berjudul 'Keeper of The Seven Keys - The Legacy'. Album ini mendapat sambutan hangat dari seluruh dunia. Sukses album ini diikuti sukses tour dunianya, mereka pun meluncurkan double live DVD dan double live CD. Untuk memperingati kesuksesan mereka dalam dua tahun terakhirnya, Helloween merilis double Live CD berjudul "Keeper Of The Seven Keys - The Legacy World Tour 2005/2006 - Live In Sao Paulo" dan double live DVD berjudul "Keeper Of The Seven Keys The Legacy World Tour 2005/2006 - Live On 3 Continents". Kini dengan album terbarunya "Gambling With The Devil" Helloween kembali memanjakan para penggemarnya di seluruh dunia.
Forever and ONE( HELLOEWEEN)
beberapa HITS Helloween
Catatan Selengkapnya »